Persiapan Sudah Maksimal, DPR Minta Pemerintah Antisipasi Kemungkinan Gangguan KTT G20

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani/Net
Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani/Net

Persiapan maksimal Pemerintah menjelang perhelatan puncak G20 di Bali pada 15-16 November yang akan datang mendapat apresiasi dari kalangan wakil rakyat.


Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani mengaku optimis KTT G-20 Bali akan berjalan dengan baik meski diketahui dilakukan dalam situasi dunia yang tidak 'baik-baik' saja akibat pandemi Covid-19.

Apalagi, kata Chritina, saat ini dunia sedang mengalami ancaman resesi ekonomi global dan situasi geopolitik yang dinamis menyusul perang Rusia dan Ukraina yang belum berakhir.

Ia melihat, persiapan pemerintah sejauh ini, terutama Presiden Joko Widodo dan jajarannya patut diapresiasi. Termasuk Panglima TNI, Kapolri dan yang lainnya.

"Kita pantas memberi apresiasi atas seluruh kerja keras pemerintah untuk penyelenggaraan, terutama aspek keamanan yang sejauh ini kami optimis KTT G20 Bali akan berlangsung dengan aman, lancar dan damai," ungkap Christina, Senin (14/11).

Menurut Christina, Indonesia cukup mampu mengendalikan dinamika di tengah berbagai isu menjelang perhelatan puncak G20, terutama terkait kehadiran para pemimpin dunia.

"Di sini kita lihat Indonesia. memperlihatkan kemampuan diplomasi yang baik. Bahwa tidak semua kepala negara hadir seperti Rusia, Ukraina, Mexico dan Brasil itu tentu sudah melalui komunikasi yang baik dan kita hargai itu," sambung Christina.

Meski demikian Christina tetap mengingatkan agar berbagai persiapan terutama antisipasi keamanan bisa lebih ditingkatkan lagi sehingga tidak ada sedikit pun celah bagi pihak yang ingin menggangu jalannya KTT G20 di Bali.

"Kita optimis TNI, Polri dan semua unsur keamanan yang terlibat yang saat ini sedang siaga penuh akan memastikan segalanya berjalan baik, karena gelaran ini menjadi pertaruhan kita sebagai bangsa. Mata dunia melihat Indonesia, sekecil apa pun kemungkinan gangguan  harus diantisipasi maksimal," kata Christina lagi.